Loading Now

Melalui Jembatan Menuju Turki, USANITA Pacu Kolaborasi Global di Pasar Halal Modest Fashion

JAKARTA – Dalam langkah strategis memperluas jejaring global, perusahaan Malaysia, USANITA Sdn. Bhd., resmi meluncurkan program Bridge to Brilliance (BtB) 5.0 di Turki. Inisiatif ini dirancang untuk membuka akses pasar dan memperkuat kerja sama bisnis di sektor Halal Modest Fashion (HMF) yang sedang tumbuh pesat, sekaligus mengukuhkan sinergi strategis dengan mitra kunci di Indonesia.

Peta Ekspansi Global “Bridge to Brilliance

Program BtB adalah platform pengembangan kapasitas dan jejaring internasional USANITA yang telah berjalan secara bertahap di berbagai negara. Program dimulai di Malaysia sebagai basis awal (BtB 1.0), berlanjut ke Indonesia untuk membangun kemitraan strategis (BtB 2.0), kemudian meluas ke Inggris (BtB 3.0) dan Selandia Baru/Australasia (BtB 4.0). Kini, BtB 5.0 digelar di Turki, menargetkan pasar Eropa dan Timur Tengah. Fokus program adalah menghubungkan merek, pelaku usaha, mitra strategis, dan saluran distribusi untuk mendukung ekspansi internasional yang efektif.

Poros Malaysia-Indonesia Sebagai Kunci Utama

USANITA menempatkan Indonesia sebagai mitra kunci dalam pengembangan ekosistem HMF global. Kekuatan Indonesia terletak pada tiga pilar utama: ekosistem modest fashion yang kuat, jaringan pelaku industri yang luas, serta pengaruh budaya dan digital yang besar di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi antara pelaku usaha kedua negara dinilai dapat mempercepat perluasan pangsa pasar HMF, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga global. Program BtB 5.0 di Turki diharapkan dapat membuka peluang kemitraan rantai pasok dan akses pasar baru bagi bisnis Indonesia dan Malaysia, memanfaatkan jejaring yang dibangun.

Mengapa Turki Dipilih?

Turki dipilih sebagai lokasi BtB 5.0 karena pertimbangan strategis yang matang. Negara ini memiliki ekonomi yang kuat dan reputasi mapan di industri fesyen global, serta berfungsi sebagai penghubung strategis antara Eropa dan Timur Tengah. Langkah ini juga memanfaatkan momentum peningkatan hubungan bilateral Malaysia-Turki, yang telah menetapkan target baru volume perdagangan sebesar US$10 miliar. CEO USANITA, Datuk Adzliana Hasan, menegaskan bahwa BtB 5.0 lebih dari sekadar kunjungan bisnis. “Program ini adalah platform strategis yang menghubungkan diplomasi ekonomi, penguatan merek, dan industri kreatif,” ujarnya, sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih kuat bagi mitra di Indonesia dan Malaysia.

Potensi Pasar yang Menjanjikan

Langkah ekspansi ini didorong oleh data pasar yang sangat optimis. Belanja konsumen Muslim global untuk pakaian dan alas kaki diperkirakan akan melonjak dari US$327 miliar pada 2023 menjadi US$433 miliar pada 2028. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan akan produk yang tidak hanya modis dan sopan, tetapi juga menjamin kehalalan bahan, keterlacakan rantai pasok, dan praktik kerja yang etis.

Membangun Ekosistem Berbasis Kepercayaan

Pada intinya, perkembangan Halal Modest Fashion semakin menekankan aspek nilai dan kepercayaan, melampaui sekadar tren busana. Inisiatif seperti BtB 5.0 oleh USANITA menunjukkan bagaimana kolaborasi lintas negara—khususnya poros Malaysia-Indonesia—dapat menciptakan jalan raya baru bagi pelaku usaha untuk masuk ke pasar global yang bernilai miliaran dolar, dengan fondasi yang berkelanjutan dan autentik.

 

Original Article:

TV One News. (2026, January 14). Ekspansi ke Turki, USANITA Bidik Peluang Emas di Sektor Halal Modest Fashion Global dan Perkuat Poros Malaysia-Indonesia.  Retrieved from https://www.tvonenews.com/ekonomi/406797-ekspansi-ke-turki-usanita-bidik-peluang-emas-di-sektor-halal-modest-fashion-global-dan-perkuat-poros-malaysia-indonesia